Thursday, October 19, 2006

Program Visualisasi dalam Bidang Oseanografi

Jaman dulu saya kuliah S1, untuk memvisualisasikan hasil model numerik oseanografi yang kami lakukan, biasanya digunakan program yang dibuat dengan bahasa Turbo Pascal, dengan tampilan yang sederhana dan hitam putih, dengan program yang kadangkala terlalu rumit dan panjang. Hasilnya jelas minimalis dan kaku, dengan bentuk garis pantai yang kotak-kotak yang kalau dilihat lagi di jaman sekarang mungkin akan membuat saya tersenyum simpul.

Ada juga kawan yang kurang puas dengan tampilan minimalis seperti itu dan berusaha keras untuk membuat unit-unit dalam bahasa Turbo Pascal untuk fitur-fitur tertentu seperti toolbar, tanda panah, dan lain-lainnya yang menambah indah visualisasi. Jaman itu program dengan fasilitas "visual" instan belumlah ada, atau kalaupun ada, kami belum mengenal atau mendengarnya. Saat itu pun kita masih baru senang-senangnya dengan munculnya Microsoft Windows 3.1.

Anak-anak kuliah dan para peneliti kelautan jaman sekarang jelas lebih "beruntung", karena saat ini program visualisasi instan sudah sangat banyak tersedia, mudah dan bagus-bagus tampilannya, mulai dari program yang harus dibeli hingga yang tersedia gratis di dunia maya.

Salah satu program visualisasi gratis yang saat ini cukup banyak digunakan oleh mereka yang berkecimpung dalam bidang oseanografi dan meteorologi adalah GrADS (Grid Analysis and Display System) dari COLA (Center for Ocean-Land-Atmosphere Studies) yang mendukung format data NetCDF (Network Common Data Form), HDF (Hierarchical Data Format)-SDS (Scientific Data Sets), dan GRIB (Gridded Binary), format data yang biasa digunakan dalam bidang oseanografi dan meteorlogi.

Selain itu, ada lagi program visualisasi yang lain yang juga gratis dan cukup populer dipakai oleh para oseanografer yaitu GMT (Generic Mapping Tools). Berbeda dengan GrADS yang interaktif dengan X-Window nya, GMT akan menyimpan hasil visualisasi dari script yang kita jalankan langsung ke dalam file dengan format eps (encapsulated postscript). Untuk resolusi cukup detail, GMT jauh lebih baik karena program ini mempunyai database garis pantai, sungai, batas negara, dan lain-lain yang cukup detail.

Saya sendiri, selama ini lebih senang untuk menggunakan program Matlab, sebuah program komersial dengan fasilitas yang sangat lengkap dan juga ramah pengguna (user friendly). Hanya saja program ini cukup mahal harganya, tetapi untuk di Indonesia saya lihat versi bajakannya (terakhir saya di Bandung tahun 2003) masih mudah untuk didapatkan :). Buat yang tidak suka beli software bajakannya tetapi ingin tetap menggunakan Matlab, ada program sejenis Matlab yang tersedia gratis di internet, namanya Octave. Secara umum sintaksnya sama saja, dan anda yang sudah familiar dengan Matlab tidak akan susah untuk menggunakan Octave ini.

Kalau kita mempunyai program Matlab ini, di dunia maya juga tersedia toolbox-nya yang khusus untuk visualisasi dalam bidang oseanografi dan meteorologi, yaitu M_Map (Matlab Mapping Package), dengan tampilan hasil yang hampir mirip dengan GMT. Juga tersedia toolbox lainnya untuk para oseanografer seperti untuk menggambarkan diagram T-S, dan lain-lain.

Hanya saja, memang untuk bisa mengunduh program-program itu dari Indonesia kadang perlu perjuangan karena beberapa di antaranya punya ukuran file yang cukup besar.

1 Comments:

Anonymous Fadli said...

mau nambahin aja,
selain program visualisasi, jaman sekarang udah ada program paket yg model plus visualisasinya sekaligus seperti MIKE21 keluaran DHI Software..
Cuman ya gitu, mbayarr...
bisa download demo-nya di: http://www.dhigroup.com/

5:33 AM  

Post a Comment

<< Home